<p><strong>15 Oktober 2026</strong> – Mencuci tangan menggunakan sabun dan air mengalir merupakan salah satu perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) yang sederhana, tetapi memiliki manfaat besar bagi kesehatan. Kebiasaan ini membantu membersihkan kotoran dan mengurangi kuman pada tangan sehingga dapat menurunkan risiko penyebaran berbagai penyakit.</p> <h2><strong>Mengapa Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS) Itu Penting?</strong></h2> <p>Tangan merupakan salah satu bagian tubuh yang sering bersentuhan dengan berbagai benda dan permukaan. Tanpa disadari, tangan dapat menjadi perantara perpindahan kuman ke mulut, hidung, mata, makanan, maupun orang lain. Mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir membantu menghilangkan kotoran, minyak, dan kuman dari permukaan tangan. Kebiasaan ini berperan dalam mencegah penularan penyakit, seperti diare dan infeksi saluran pernapasan. Oleh karena itu, CTPS perlu diterapkan secara konsisten oleh seluruh anggota keluarga, mulai dari anak-anak hingga lansia.</p> <h2><strong>5 Waktu Penting untuk Mencuci Tangan Pakai Sabun</strong></h2> <p>Berikut lima waktu penting untuk membiasakan cuci tangan pakai sabun:</p> <p><strong>1. Sebelum makan</strong></p> <p>Pastikan tangan bersih sebelum menyentuh makanan. Kebiasaan ini membantu mencegah kuman yang menempel pada tangan masuk ke dalam tubuh melalui makanan.</p> <p><strong>2. Setelah buang air besar atau buang air kecil</strong></p> <p>Setelah menggunakan toilet, cucilah tangan menggunakan sabun dan air mengalir. Langkah ini penting untuk mengurangi risiko perpindahan kuman dari tangan ke benda atau makanan yang disentuh berikutnya.</p> <p><strong>3. Sebelum menyusui atau memberikan makan kepada bayi</strong></p> <p>Kebersihan tangan sangat penting dalam perawatan bayi. Ibu, ayah, dan pengasuh perlu mencuci tangan sebelum menyentuh bayi, menyusui, atau menyiapkan dan memberikan makanan kepada bayi.</p> <p><strong>4. Setelah batuk, bersin, atau membuang ingus</strong></p> <p>Kuman dari saluran pernapasan dapat berpindah ke tangan ketika seseorang batuk, bersin, atau membersihkan hidung. Mencuci tangan setelahnya membantu mengurangi risiko penyebaran kuman kepada orang lain.</p> <p><strong>5. Setelah menyentuh benda yang sering disentuh banyak orang</strong></p> <p>Benda seperti gagang pintu, pegangan tangga, meja, dan perangkat bersama dapat menjadi tempat berpindahnya kuman. Jika tangan menyentuh permukaan tersebut, bersihkan tangan pada waktu yang tepat, terutama sebelum makan atau menyentuh wajah.</p> <h2><strong>Bagaimana Cara Mencuci Tangan yang Benar?</strong></h2> <p>Agar tangan bersih secara optimal, lakukan langkah-langkah berikut:</p> <ol start="1"> <li> <p>Basahi kedua tangan dengan air mengalir.</p> </li> <li> <p>Gunakan sabun secukupnya.</p> </li> <li> <p>Gosok kedua telapak tangan.</p> </li> <li> <p>Gosok punggung tangan dan sela-sela jari secara bergantian.</p> </li> <li> <p>Bersihkan bagian ujung jari dan kuku, ibu jari, serta pergelangan tangan.</p> </li> <li> <p>Gosok seluruh permukaan tangan selama minimal 20 detik.</p> </li> <li> <p>Bilas menggunakan air mengalir hingga bersih.</p> </li> <li> <p>Keringkan tangan menggunakan handuk bersih atau pengering yang sesuai.</p> </li> </ol> <p>Jika sabun dan air mengalir tidak tersedia, gunakan pembersih tangan berbahan dasar alkohol dengan kadar minimal 60%, apabila tangan tidak tampak kotor atau berminyak. Jika tangan terlihat kotor, sebaiknya cuci menggunakan sabun dan air mengalir.</p> <h2><strong>Mari Biasakan CTPS Sejak Dini</strong></h2> <p>Membiasakan cuci tangan pakai sabun perlu dimulai dari keluarga. Orang tua dapat memberikan contoh kepada anak, menyediakan sabun di dekat tempat cuci tangan, serta mengingatkan anggota keluarga untuk mencuci tangan pada waktu-waktu penting. Sekolah, tempat kerja, fasilitas umum, dan lingkungan masyarakat juga berperan dalam mendukung kebiasaan ini dengan menyediakan sarana cuci tangan yang memadai.</p>
Hari Cuci Tangan Pakai Sabun Sedunia: Kenali 5 Waktu Penting untuk Menjaga Kesehatan
16 Oct 2026